Auto Generated Content sangat marak sejak Cosa Aranda mengenalkan dan menjadi heboh. Sebenarnya membuat Auto Generated Content sangatlah mudah. Kita hanya membuat script Auto Generated Content dengan memanfaatkan pencarian dari Search Engine, seperti Google, Yahoo, dan Bing.
Script Auto Generated Content pada dasarnya mengambil hasil pencarian dari mesin pencari, kemudian kita masukkan ke dalam web / blog kita. Ada 2 tipe Auto Generated Content :
- Auto Generated Content yang hanya menggenerate atau menampilkan di blog kita saja
- Auto Generated Content permanent, artinya setelah menampilkannya, kemudian juga menyimpannya ke dalam content kita
Dari kedua versi Auto Generated Content tersebut, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Versi Auto Generated Content yang pertama, mempunyai kelebihan, posting-nya sedikit, tetapi indexing search enginnya tetap banyak. Namun kekurangannya, karena data base pencarian tidak tersimpan di posting, dan biasanya tersimpan di chace, maka akan memberatkan server hosting.
Versi Auto Generated Content yang lainnya, adalah memasukkan hasil generated content langsung ke posting. Kelemahannya posting kita akan penuh dengan content2 yang tidak jelas
; dan kelebihannya, karena tersimpan di posting, maka tarikan user ke server akan terkurangi.
Membuat Auto Generated Content itu sebenarnya sangat mudah. Auto Generated Content bisa dibuat dengan 2 cara :
- Script Auto Generated Content
- Plugin Auto Generated Content
Pada tulisan selanjutnya, kita akan membahas cara membuat Auto Generated Content, baik menggunakan Script Auto Generated Content, maupun dengan Plugin Auto Generated Content.
nyari visitor memang wajar sich tapi klo impasnya kena B’ned ngeri g’tuh!!! mending kyak ehsablog.com aja!!! natural gitu!!!
ada lanjutannya tentang proses pembuatannya tidak yah?
masih bingung bikin blog auto content gitu
bingung mas….
saya tunggu lanjutan-nya